Penyebab Samsung KO Lawan Apple, Pertama Sepanjang Sejarah

Apple untuk pertama kalinya menendang Samsung dari posisi brand HP paling laris di dunia. Penyebab produsen iPhone tersebut bisa menumbangkan Samsung dipaparkan oleh analis.

Laporan firma riset IDC menunjukkan fakta mengejutkan. Sepanjang tahun 2023, distribusi HP Apple berhasil melampaui Samsung.

“Apple tak cuma mencatat pertumbuhan positif dibandingkan jejeran produsen ‘top 3’, tetapi juga berhasil menjadi juara 1 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah,” kata Direktur Riset tim Worldwide Tracker IDC, Nabila Popal, dikutip dari situs resmi IDC, Selasa (16/1/2024).

Popal mengatakan performa gemilang Apple disokong oleh tren HP premium yang makin tumbuh dalam setahun terakhir. Saat ini, HP premium berkontribusi terhadap 20% dari pasar ponsel keseluruhan.

Selain itu, strategi tukar tambah dan cicilan tanpa bunga yang diberlakukan Apple di beberapa negara terbukti berhasil menggenjot minat beli masyarakat.

Tidak seperti Apple, Samsung menjual HP di berbagai kategori pasar mulai dari merek premium lewat HP flaghsip dan HP lipat hingga HP harga murah.

“Pergantian peringkat ini memperlihatkan intensitas kompetisi di pasar HP,” kata Group VP IDC Worldwide Mobility dan Consumer Device Trackers, Ryan Reith.

Ia mengatakan tren HP premium akan terus meningkat di tahun ini. Huawei bangkit dengan merilis flagship di China. OnePlus, Honor, dan Google juga berlomba-lomba mengamankan posisi di pasar HP premium.

Tren HP lipat dan penggunaan teknologi AI di HP premium juga makin berkontribusi terhadap minat masyarakat ke perangkat dengan harga lebih tinggi.

“Pasar HP secara keseluruhan menunjukkan era yang menarik,” ujar Reith.

Sepanjang 2023, Samsung mencatat pertumbuhan negatif. Raksasa Korea Selatan yang tergelincir ke posisi ke-2 tersebut ‘hanya’ menjual 226,6 juta unit smartphone dalam setahun dengan pangsa pasar 19,4%. Angka itu turun 13,6% yoy.

Keberhasilan Apple menendang Samsung mengejutkan karena tahun lalu Apple terus mengalami tekanan kompetisi di pasar utama mereka, China. Kebangkitan Huawei dan pemain lokal lainnya membuat penjualan iPhone di negara kekuasaan Xi Jinping tersebut lesu.

Pada pekan pertama 2024, penjualan iPhone di China turun 30% secara yoy menurut laporan Reuters. Saham Apple anjlok pada pekan lalu lantaran analis memprediksi penjualan iPhone, iPad, Mac belum akan membaik tahun ini.

Bahkan, Apple menggelar diskon besar-besaran untuk model iPhone 15 di China untuk menggenjot penjualan. Sebelumnya Apple tak pernah membanting harga untuk iPhone keluaran baru.

Tekanan yang dialami Apple disebabkan banyak faktor. Mulai dari isu pemblokiran oleh pemerintahan Xi Jinping, hingga minat masyarakat ke produk-produk inovatif dari Huawei, Xiaomi, dkk.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *