Daftar Fitur Baru di iOS 17.3, Maling iPhone Bisa Puyeng

Apple telah menggulirkan pembaruan iOS 17.3. Salah satu fitur yang ditawarkan akan menyulitkan para penipu online untuk melakukan aksinya.
The Verge mencatat fitur Stolen Device Protection akan meminta pengguna untuk memindai sidik jari atau Face ID saat melakukan aktivitas tertentu. Misalnya melihat password yang disimpan atau mengajukan Apple Card, dikutip Rabu (24/1/2024).

Dengan fitur tersebut diharapkan akan mencegah pencuri mengambil alih akses yang disimpan dalam sejumlah layanan yang digunakan dalam iPhone. Setelah mengaktifkan akan ada periode menunggu saat melakukan aktivitas sensitif seperti mengganti password Apple ID atau iPhone.

“Penundaan Keamanan (Security Delay) memerlukan Face ID dan Touch ID, menunggu satu jam, dan tambahan otentikasi biometrik yang berhasil,” tulis Apple dalam catatan update iOS 17.3.

Apple menjelaskan autentikasi tambahan perlu dilakukan saat pemilik iPhone berada jauh dari lokasi yang familiar. Misalnya seperti rumah ataupun kantor pengguna.

Selain fitur menghindari pencurian secara online, iOS 17.3 juga menghadirkan sejumlah fitur lain. Misalnya daftar putar kolaboratif, dengan begitu pengguna lain bisa bergabung serta berkontribusi pada playlist di Apple Music. iOS 17.3 juga memiliki fitur untuk melakukan streaming ke TV di hotel.

Pembaruan iOS 17.3 sudah bisa dilakukan mulai beberapa hari yang lalu. Anda dapat mengeceknya langsung melalui pengaturan ponsel.

Cara Aktifkan Fitur Stolen Device Protection

  1. Klik aplikasi Settings iPhone
  2. Pilih Face ID & Passcode
  3. Masukkan passcode perangkat dan aktifkan fitur

Cara Update iOS 17.3

  1. Buka Setting iPhone
  2. Pilih General
  3. Pilih Software Update
  4. Ikuti intruksi pembaruan iOS 17.3

Penyebab Samsung KO Lawan Apple, Pertama Sepanjang Sejarah

Apple untuk pertama kalinya menendang Samsung dari posisi brand HP paling laris di dunia. Penyebab produsen iPhone tersebut bisa menumbangkan Samsung dipaparkan oleh analis.

Laporan firma riset IDC menunjukkan fakta mengejutkan. Sepanjang tahun 2023, distribusi HP Apple berhasil melampaui Samsung.

“Apple tak cuma mencatat pertumbuhan positif dibandingkan jejeran produsen ‘top 3’, tetapi juga berhasil menjadi juara 1 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah,” kata Direktur Riset tim Worldwide Tracker IDC, Nabila Popal, dikutip dari situs resmi IDC, Selasa (16/1/2024).

Popal mengatakan performa gemilang Apple disokong oleh tren HP premium yang makin tumbuh dalam setahun terakhir. Saat ini, HP premium berkontribusi terhadap 20% dari pasar ponsel keseluruhan.

Selain itu, strategi tukar tambah dan cicilan tanpa bunga yang diberlakukan Apple di beberapa negara terbukti berhasil menggenjot minat beli masyarakat.

Tidak seperti Apple, Samsung menjual HP di berbagai kategori pasar mulai dari merek premium lewat HP flaghsip dan HP lipat hingga HP harga murah.

“Pergantian peringkat ini memperlihatkan intensitas kompetisi di pasar HP,” kata Group VP IDC Worldwide Mobility dan Consumer Device Trackers, Ryan Reith.

Ia mengatakan tren HP premium akan terus meningkat di tahun ini. Huawei bangkit dengan merilis flagship di China. OnePlus, Honor, dan Google juga berlomba-lomba mengamankan posisi di pasar HP premium.

Tren HP lipat dan penggunaan teknologi AI di HP premium juga makin berkontribusi terhadap minat masyarakat ke perangkat dengan harga lebih tinggi.

“Pasar HP secara keseluruhan menunjukkan era yang menarik,” ujar Reith.

Sepanjang 2023, Samsung mencatat pertumbuhan negatif. Raksasa Korea Selatan yang tergelincir ke posisi ke-2 tersebut ‘hanya’ menjual 226,6 juta unit smartphone dalam setahun dengan pangsa pasar 19,4%. Angka itu turun 13,6% yoy.

Keberhasilan Apple menendang Samsung mengejutkan karena tahun lalu Apple terus mengalami tekanan kompetisi di pasar utama mereka, China. Kebangkitan Huawei dan pemain lokal lainnya membuat penjualan iPhone di negara kekuasaan Xi Jinping tersebut lesu.

Pada pekan pertama 2024, penjualan iPhone di China turun 30% secara yoy menurut laporan Reuters. Saham Apple anjlok pada pekan lalu lantaran analis memprediksi penjualan iPhone, iPad, Mac belum akan membaik tahun ini.

Bahkan, Apple menggelar diskon besar-besaran untuk model iPhone 15 di China untuk menggenjot penjualan. Sebelumnya Apple tak pernah membanting harga untuk iPhone keluaran baru.

Tekanan yang dialami Apple disebabkan banyak faktor. Mulai dari isu pemblokiran oleh pemerintahan Xi Jinping, hingga minat masyarakat ke produk-produk inovatif dari Huawei, Xiaomi, dkk.

Ternyata Begini Trik Apple Supaya iPhone Laku Setiap Tahun

Seorang konsumen asal Inggris, Justin Gutmann menggugat Apple dengan tuduhan telah menyembunyikan baterai rusak di jutaan iPhone yang mereka jual. Dia menuduh kondisi baterai yang tidak prima itu sebagai trik Apple agar penjualan mereka terus tinggi.

Justin Gutmann adalah seorang aktivis muda yang mewakili 24 juta konsumen iPhone dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan di London. Mengutip Reuters, Gutmann menuntut ganti rugi dari Apple dengan jumlah 1,6 milair pound atau setara Rp 30 triliun ditambah bunga.

Pengacara Gutmann menyatakan Apple telah menyembunyikan masalah baterai pada model tertentu dan membatasi baterai itu dengan pembaruan perangkat lunak dan memasang alat manajemen daya yang membatasi kinerja baterai.

Menanggapi hal tersebut, Apple menilai tuduhan dari pelapor tidak berdasar dan membantah keras bahwa baterai di iPhone rusak, kecuali sejumlah kecil model iPhone 6s yang menawarkan penggantian baterai gratis.

Perusahaan berusaha untuk membatalkan kasus tersebut ke pengadilan, namun Pengadilan Banding Kompetisi (CAT) mengatakan kasus Gutmann dapat dilanjutkan dalam keputusan tertulis.

Namun CAT mengatakan ada kurangnya kejelasan dan kekhususan dalam kasus Gutmann yang perlu diselesaikan sebelum diadili.

Pengadilan juga mengatakan bahwa pengaturan pendanaan litigasi Gutmann mungkin perlu diubah, menyusul keputusan penting Mahkamah Agung pada bulan Juli yang menyatakan bahwa banyak perjanjian semacam itu melanggar hukum.

Gutmann mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah besar menuju keadilan konsumen.

Seorang juru bicara Apple mengatakan, “Kami tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan apa pun yang dengan sengaja memperpendek umur produk Apple, atau menurunkan pengalaman pengguna untuk mendorong peningkatan bagi pelanggan.”

Sertifikasi kasus Gutmann menambah jumlah tuntutan hukum massal bernilai tinggi yang saat ini diajukan di London. Menyusul keputusan sebelumnya pada Juli yang memberikan lampu hijau terhadap klaim terhadap bank-bank besar atas dugaan kecurangan valuta asing.

Ditekan Putin, Apple Boncos Bayar Rp 214 Miliar ke Rusia

Apple membayar denda ke Rusia sebesar 1,2 miliar rubel (Rp 214 miliar) sebagai sanksi atas kasus dugaan monopoli terkait pembayaran dalam aplikasi (in-app purchase).

Lembaga antimonopoli FAS Rusia mengatakan Apple telah membayar denda pada 19 Januari dan dana tersebut telah ditransfer ke anggaran federal Rusia, demikian dikutip dari Reuters, Selasa (23/1/2024)

Apple sebelumnya menyatakan tidak setuju dengan keputusan FAS. Menurut Apple, distribusi aplikasi melalui sistem operasi iOS tidak memberikan keunggulan kompetisi seperti yang dituduhkan.

Pada Februari 2023, FAS mengatakan Apple telah membayar denda sekitar US$12,1 juta dalam kasus antimonopoli lainnya yang menuduh Apple menyalahgunakan dominasinya di pasar aplikasi seluler.

Rusia telah berselisih dengan perusahaan teknologi asing selama beberapa tahun terakhir. Perselisihan itu terjadi terutama terkait konten yang dianggap melanggar hukum oleh Moskow dan kegagalan menyimpan data pengguna secara lokal.

Hal ini memicu perselisihan yang meningkat setelah Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022. Apple menghentikan semua penjualan produk di Rusia segera setelah konflik di Ukraina dimulai dan membatasi layanan Apple Pay di Rusia.

Belum ada tanggapan dari Apple mengenai pembayaran denda ini.

iPhone vs Android: Mana yang Bagus untuk Bisnis ?

iPhone vs Android adalah perdebatan yang tak pernah usai. Pengguna iPhone kerap membandingkan performa hp kesayangannya dengan Android, begitupun sebaliknya. Sistem operasi Android yang terbuka memungkinkannya banyak digunakan oleh berbagai merk smartphone, seperti: Samsung, OPPO, vivo, Xiaomi, dan lainnya. Di sisi lain, iPhone dengan sistem operasi iOS hanya digunakan di hp keluaran Apple.

Banyaknya merk hp terbaik dunia yang menggunakan sistem operasi Android membuat jumlah penggunanya jauh lebih besar ketimbang iPhone. Baik Android atau iPhone sama-sama mengembangkan banyak fitur dan keamanan untuk memberi kenyamanan pada pengguna profesional untuk bisnis.

Bagi pengguna profesional yang memakai hp untuk bisnis, biasanya mereka mempertimbangkan preferensi pribadi, loyalitas merk, dan kemampuan perangkat saat memilih hp iPhone vs Android untuk bisnis. Saat memilih hp untuk penggunaan bisnis, ada beberapa hal lain yang dijadikan pertimbangan, yaitu:

1.Ekosistem Teknologi iPhone vs Android
Jika Anda ingin membandingkan iPhone vs Android untuk bisnis, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pekerjaan apa yang harus dikerjakan setiap hari. iPhone dan Google sama-sama memiliki banyak sumber daya dan tools yang disediakan secara online. Tujuannya untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan mudah.

Jika Anda menggunakan salah satu sistem operasi, misalnya MacBook, iCloud, dan Apple Watch saat bekerja. Memilih iPhone akan memberi pengalaman yang lebih mulus saat bekerja. Sedangkan, jika Anda terbiasa bekerja dengan Chromebook, browser Chrome, Google Maps, Google Docs, dan lainnya akan lebih nyaman menggunakan Android.

Pengguna yang membutuhkan performa render, editing, dan coding biasanya lebih memilih MacBook atau iMac saat bekerja. Ini membuat iPhone jadi pilihan ideal untuk Anda. Sebaliknya, untuk pekerja yang butuh perangkat dengan harga terjangkau untuk multitasking, hp Android akan jadi pilihan yang lebih baik.

2.Spesifikasi yang Ditawarkan
Saat awal dirilis, hp Android dan iPhone sangat berbeda jauh. Hp Android punya tampilan yang beragam dan lebih fungsional. Sedangkan, iPhone hadir dengan dimensi bodi yang tipis. Namun saat ini, tampilan keduanya hampir selalu identik. Android dan iPhone punya layar besar minim bezel dan resolusi tinggi. Refresh Rate kencang juga jadi standar untuk beberapa hp kelas menengah atas Android dan iPhone terbaru.

Apple dan beberapa produsen chipset Android berlomba-lomba menciptakan chipset paling kencang. Tak hanya itu, konsumsi daya chipset juga dibuat seefesien mungkin. Chipset dengan fabrikasi di bawah 5nm sudah mulai banyak digunakan untuk membuat hp bisa bertahan seharian. Yang terbaru, iPhone mengeluarkan chip A17 Pro dengan fabrikasi 3nm, menjadikannya paling kecil di dunia.

Tidak hanya chipset, kapasitas baterai juga semakin tinggi dengan 3000 mAh sebagai acuan standarnya. Produsen smartphone dunia juga membekali kemampuan Fast Charging yang dapat mempersingkat pengisian baterai. Bagi pengguna bisnis, kemampuan ini sangat menguntungkan. Anda bisa lebih lama produktif di luar kantor dan tak perlu buang banyak waktu untuk mengisi kembali baterai.

Salah satu keunggulan Android dibanding iPhone adalah ketersediaan perangkat murah dengan penyimpanan besar. Anda bisa dapatkan hp 1 jutaan dengan RAM besar di Android. Saat ini sangat mudah menemukan hp dengan RAM 8GB dan ROM 128 GB di Android. Sedangkan, untuk mendapat kapasitas penyimpanan yang sama Anda perlu keluarkan uang 10x lebih banyak untuk iPhone.

3.Antarmuka Pengguna
Tampilan antarmuka adalah salah satu hal yang diperhatikan banyak pengguna bisnis. Mereka tidak butuh UI yang rumit sehingga fitur yang dibutuhkan bisa diakses dengan cepat. Jika Anda ingin tampilan yang lebih simpel dan tidak banyak berubah iPhone adalah pilihan yang tepat. Sedangkan, jika Anda ingin tampilan antarmuka yang bisa dikustomisasi, Android layak dipertimbangkan.

Kemampuan antarmuka iPhone vs Android sudah sama-sama meningkat. Baik hp Android atau iPhone kini dapat merespon perintah lebih cepat. Akan tetapi, karena pengembangan sistem operasi jadi wewenang produsen kadang masih ditemukan hp Android yang bermasalah. Ini membuat pengalaman pengguna di masing-masing perangkat Android tidak sama.

4.Fitur Keamanan iPhone dan Android
Tidak bisa dipungkiri bahwa keamanan adalah salah satu keunggulan iPhone. Apple dapat mengontrol ketat semua ekosistem, termasuk perangkat keras, firmware, dan perangkat lunak. Setiap aplikasi disaring dengan cermat sebelum masuk ke App Store. Hal ini sekaligus mengurangi kemungkinan aplikasi bermasalah atau berbahaya masuk ke dalam ekosistem Apple.

Hp iPhone juga memiliki dukungan sistem operasi yang sangat lama. iPhone keluaran lawas tetap mendapat pembaruan firmware dan keamanan. Ini menjamin perangkat yang sudah dibeli dengan harga mahal tetap aman dan berfungsi baik setelah bertahun-tahun digunakan.

Sebaliknya di Android, menyediakan pembaruan sistem operasi jadi tanggung jawab masing-masing produsen. Google memang rutin merilis pembaruan versi dan keamanan. Namun, produsen harus menyesuaikan pembaruan ke banyaknya perangkat yang dikeluarkan. Pembaruan bisa memakan waktu lama bahkan perangkat lawas yang punya spek terbatas kadang harus ikhlas tidak mendapat pembagian update.

Model pembaruan sistem operasi yang harus dikirimkan ke banyak produsen dengan berbagai macam perangkat keras dan perangkat lunak yang luas menyulitkan update secara massal. Hal ini menciptakan celah keamanan yang lebih besar dan tak terkendali. Untuk menangani masalah ini, sejak Android 10 dirilis Google sudah menawarkan opsi enkripsi tingkat OS. Celah keamanan bisa ditemukan dan ditambal lebih cepat.

Android kini memiliki fitur izin aplikasi individual. Sebelum digunakan, aplikasi meminta izin untuk mengakses fitur lain, seperti: kamera, lokasi, penyimpanan, dan lainnya. Pengguna bisa saja menolak atau memberi izin hanya saat aplikasi digunakan saja. Pembaruan otomatis bisa dilakukan di latar belakang sejak Android Nougat dirilis pada tahun 2016.

5.Ketersediaan Aplikasi di Android dan iPhone
Saat ini hampir semua aplikasi besar tersedia di App Store dan Play Store. Pilihan aplikasi yang sama banyaknya membuat orang tak perlu pusing memilih hp iPhone atau Android. Namun, ada satu kelebihan iPhone vs Android yaitu aplikasi tersedia lebih cepat di iPhone. Jumlah perangkat yang lebih sedikit serta pilihan resolusi dan spek yang tak sebanyak Android memudahkan pengembang merilis aplikasi lebih cepat di App Store.

Dulu banyak pengembang sangat mudah untuk merilis aplikasi di Play Store Android. Ini membuat banyak aplikasi berbahaya masuk ke dalam perangkat Android. Kontrol aplikasi yang mungkin mengandung malware tidak ketat seperti iPhone. Walaupun sekarang Google banyak melakukan perbaikan, tapi aplikasi yang rentan masih kerap ditemukan.

Bagi pengguna bisnis, Android dan iPhone sama-sama punya banyak aplikasi untuk produktivitas, seperti: Microsoft Office, manajemen kontak, kalender, Maps, dan lainnya. Google Android menyediakan lebih banyak pilihan aplikasi untuk profesional IT, email, dan masih banyak lagi. Aplikasi Google juga umum digunakan banyak orang sehingga mudah untuk berbagi dokumen dengan banyak orang.

6.Harga Perangkat Android vs iPhone
Harga adalah salah satu pertimbangan saat membandingkan hp iPhone vs Android. iPhone dan sistem operasi iOS hanya digunakan di perangkat yang dibuat Apple. Oleh karena itu, tidak ada persaingan harga dan pilihan produk lebih terbatas. Memilih iPhone ketimbang Android cocok untuk pengguna bisnis yang tak ingin buang banyak waktu dalam memilih ponsel. Cukup beli hp varian terbaru, sudah dapat semua keunggulan yang ditawarkan pada seri sebelumnya.

Hp Android dibuat oleh banyak produsen. Ini membuat pilihan hp Android di pasaran sangat banyak. Pilihan harga produk juga bervariasi, mulai dari: 1 jutaan, 2 jutaan, 5 jutaan, sampai di atas 10 juta. Produsen hp Android juga banyak membawa fitur-fitur inovatif yang tak ditemukan di iPhone. Kualitas perangkat dan spesifikasi yang ada di iPhone bisa Anda dapatkan lebih murah di Android.

Smartphone Android cocok untuk Anda suka pilihan produk yang lengkap. Pengguna bisa memilih fungsi hp yang paling ingin ditonjolkan, misalnya kamera, performa, atau kualitas layar. Harganya juga lebih terjangkau, sehingga bagus untuk pebisnis pemula yang menyimpan banyak uangnya untuk ekspansi bisnis. Android juga jadi pilihan tepat untuk pengadaan smartphone karyawan. Harganya lebih murah sehingga ekonomis untuk pembelian dalam jumlah besar.

Kesimpulan: Mana Hp yang Bagus untuk Bisnis ?
Ketika Anda ingin membeli hp untuk bisnis, pikirkan apa manfaat yang ingin Anda dapatkan untuk bisnis. iPhone yang didukung sistem operasi iOS cocok untuk pengguna yang bekerja dengan komputer keluaran Apple, seperti: iMac dan MacBook. Integrasi berjalan lebih mulus antara hp iPhone dan perangkat Apple lain. Selain itu, iPhone adalah perangkat dengan ekosistem ketat sehingga bagus untuk Anda yang mengutamakan keamanan.

Sementara itu, Android menyediakan pilihan produk yang jauh lebih banyak. Hp Android hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Ini memudahkan Anda membeli perangkat sesuai dengan kebutuhan. Harganya juga lebih terjangkau dibanding iPhone sehingga relatif mudah dimiliki pebisnis pemula.

Review Iphone 15: Spesifikasi, Harga, Kelebihan dan Kekurangan

Apple, dengan peluncuran iPhone 15, menjanjikan sebuah perangkat yang menggabungkan desain mutakhir, performa luar biasa, dan fitur inovatif. Namun, apakah klaim tersebut dapat dibuktikan?

Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, konsumen selalu mencari inovasi dan peningkatan dari produk yang mereka gunakan. iPhone, sebagai salah satu pemimpin pasar smartphone, selalu diharapkan untuk memberikan sesuatu yang baru dan lebih baik dari sebelumnya. Namun, apakah iPhone 15 benar-benar memberikan apa yang diharapkan konsumen?

iPhone 15 mengklaim sebagai perpaduan sempurna antara desain, performa, dan inovasi. Dengan spesifikasi yang ditingkatkan dan fitur-fitur baru, Apple berjanji untuk memberikan pengalaman yang belum pernah ada sebelumnya.

Mengangkat perangkat dari kotaknya, segera menyadari fitur pertama yang menonjol: Layar OLED 6.7 inci dengan resolusi 3200 x 1440. Keunggulannya bukan hanya pada ukuran atau resolusi, tetapi teknologi 120Hz ProMotion yang diadopsi. Manfaatnya? Setiap sentuhan, geseran, dan animasi berjalan dengan kelancaran yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Pengalaman visual yang benar-benar memanjakan mata.

Ditenagai oleh chipset A16 Bionic, iPhone 15 menjanjikan performa yang luar biasa. Keunggulannya terletak pada kemampuan multitasking dan efisiensi energi yang superior. Bagi pengguna, ini berarti aplikasi berjalan lebih cepat, game lebih responsif, dan baterai yang lebih tahan lama. Sebuah kombinasi yang jarang ditemukan dalam satu perangkat.

Kemudian, menguji kamera triple-lensa yang mampu merekam video dalam resolusi 8K. Keunggulannya? Detail yang tajam, warna yang akurat, dan kemampuan low-light yang mengesankan. Bagi para profesional dan entusiast fotografi, manfaatnya jelas: hasil jepretan yang setara dengan kamera DSLR dalam genggaman tangan Anda.

Namun, dengan harga yang dimulai dari $999 untuk varian 128GB, pertanyaan yang muncul adalah apakah investasi ini sepadan? Di satu sisi, Anda mendapatkan perangkat dengan desain premium, performa luar biasa, dan kamera canggih. Namun, di sisi lain, harga ini mungkin dianggap cukup tinggi bagi sebagian konsumen.

Harus diakui bahwa iPhone 15 memiliki kekurangan. Hilangnya port headphone mungkin menjadi kekecewaan bagi beberapa pengguna. Selain itu, ketergantungan yang mendalam pada ekosistem Apple bisa menjadi pedang bermata dua: sementara beberapa fitur dioptimalkan untuk perangkat Apple lainnya, ini juga berarti investasi tambahan bagi mereka yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan produk Apple.

Spesifikasi:
Layar: OLED 6.7 inci, resolusi 3200 x 1440, 120Hz ProMotion.

Chipset: A16 Bionic.

Kamera: Triple-camera setup dengan kemampuan merekam video 8K.

Baterai: Tahan hingga 18 jam pemakaian.

Penyimpanan: Varian mulai dari 128GB hingga 1TB.

Fitur Lain: Face ID yang ditingkatkan, tahan air dan debu, MagSafe 2.0, dan iOS 17.

Harga: Mulai dari $999 untuk varian 128GB.

Kelebihan dan Kekurangan Iphone 15


Kelebihan:
Performa Tinggi: Dengan chipset A16 Bionic, multitasking dan pengalaman gaming menjadi lebih lancar.

Kamera Canggih: Kemampuan merekam video 8K memberikan hasil yang tajam dan detail.

Desain Elegan: Bahan premium dan finishing yang sempurna memberikan tampilan mewah.

Fitur Tambahan: MagSafe 2.0 dan iOS 17 menambah kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.

Kekurangan:
Harga: Bagi sebagian orang, harga iPhone 15 mungkin terasa mahal.

Tidak Ada Port Headphone: Pengguna harus mengandalkan wireless atau adapter.

Ketergantungan pada Ekosistem Apple: Optimalisasi fitur memerlukan investasi lebih pada produk Apple lainnya.

Harga: Mulai dari $999 untuk varian 128GB. Lumayan bikin kantong kempes, sih.

Pro dan Kontra Iphone 15

Pro:
Desain premium dan kualitas bahan.
Kemajuan teknologi yang signifikan, khususnya pada kamera dan chipset.
Fitur tambahan yang memperkaya pengalaman pengguna.

Kontra:
Harga yang mungkin dianggap tinggi bagi sebagian konsumen.
Hilangnya port headphone.
Ketergantungan yang mendalam pada ekosistem Apple.

Dalam refleksi, iPhone 15 adalah manifestasi dari apa yang teknologi masa depan tawarkan. Meskipun memiliki beberapa kekurangan, keunggulan dan manfaat yang ditawarkannya menjadikannya salah satu perangkat terbaik di pasaran saat ini. Bagi mereka yang menghargai inovasi, kualitas, dan performa, iPhone 15 mungkin menjadi investasi yang layak. Bagi yang lain, pertimbangan lebih mendalam mungkin diperlukan.

Berdasarkan analisis di atas, iPhone 15 menawarkan sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Bagi konsumen yang mengutamakan performa, inovasi, dan kualitas, investasi pada iPhone 15 dapat dipertimbangkan. Namun, bagi mereka yang memiliki keterbatasan anggaran atau kurang tertarik dengan ekosistem Apple, mungkin ada alternatif lain di pasaran yang lebih sesuai.

iPhone 15 Pro, Paling Irit “Bintang 5” Sepanjang Sejarah

iPhone 15 Pro menjadi model iPhone “Pro” atau premium yang mendapatkan ulasan (review) jelek terbanyak sepanjang sejarah.

Hal ini disimpulkan situs web rekomendasi produk teknologi, PerfectRec dalam sebuah survei terbarunya yang mengumpulkan ulasan iPhone 15 dari sekitar 690.000 pengguna di internet.

Nah, dalam survei ini, disebutkan bahwa jumlah responden yang memberikan bintang lima (skor sempurna) untuk iPhone 15 Pro berkurang ke angka 73 persen.

Pada iPhone 14 Pro tahun lalu, jumlah pengguna yang memberikan angka sempurna ke iPhone tersebut berada di kisaran 76 persen.

Ini artinya, PerfectRec mendapati lebih banyak pengguna yang tidak memberikan bintang lima, atau mungkin memiliki ulasan buruk, terkait iPhone 15 Pro apabila disandingkan dengan iPhone 14 Pro.

Lebih lanjut, iPhone 15 Pro memiliki review bintang lima paling sedikit dibanding model iPhone Pro lainnya, yaitu iPhone 11 Pro, iPhone 12 Pro, dan iPhone 13 Pro.

Di ketiga model iPhone ini, jumlah pengguna yang memberikan review bagus secara berurutan berkisar di angka 81 persen, 80 persen, dan 84 persen (terbanyak dari seri iPhone Pro lainnya).

Menurut PerfectRec, review bagus iPhone 15 Pro tidak sebanyak model iPhone Pro lainnya karena ponsel terbaru Apple tersebut dilanda dengan banyak masalah.

Beberapa masalah yang paling lumrah dikeluhkan pengguna adalah terkait panas berlebih (overheat), kendala (bug) di beberapa fitur, masalah layar, performa iOS 17 buruk, baterai boros, dan lain sebagainya.

Sejak ditemukannya berbagai masalah ini, Apple kabarnya sudah memperbaiki masalah-masalah tersebut melalui sejumlah pembaruan (update) iOS 17.

Karena banyak masalah, bukan tak mungkin banyak pengguna yang mengulas buruk iPhone 15 Pro dan tidak merekomendasikannya kepada para kerabat atau pengguna lainnya.

Selain iPhone 15 Pro, PerfectRec juga mencatat jumlah ulasan bintang lima yang didapat iPhone 15 dan iPhone 15 Plus.

Kedua model iPhone ini mendapatkan review bagus dari sekitar 78 persen dan 76 persen, sebagaimana dirangkum dari PerfectRec.com, Jumat (27/10/2023).

PerfectRec mengatakan jumlah ulasan bagus iPhone 15 dan iPhone 15 Plus lebih banyak ketimbang iPhone 15 Pro karena model “reguler” dan “Plus” di iPhone 15 kali ini memiliki banyak peningkatan dibanding iPhone 14 tahun lalu.

Review iPhone 15 Pro Max Bermunculan, Bagus atau B Aja?

Review iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max sudah bermunculan dari beberapa media dan tech reviewer mancanegara. Bagaiamana kesimpulan mereka terhadap kedua HP paling gahar Apple saat ini, bagus atau B aja?

The Verge

Ulasan The Verge tentang iPhone 15 Pro dan Pro Max memberikan skor 8/10. Mereka menyukai port USB-C yang menggantikan Lightning.

Selain itu mereka menilai iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max mendapatkan ‘peningkatan kamera yang berarti’. Ada juga catatan tentang kegunaan tombol Aksi dan jumlahnya, serta baterian titanium yang bikin kedua HP ini lebih ringan.

Namun pengulas Allison Johnson tidak terlalu menyukai kabel USB di dalam kotaknya. Pasalnya kabel tersebut tidak mendukung transfer data cepat.

Dave 2D

Tech reviewer Dave 2D memuji iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max. Menurutnya penggunaan titanium membuat kedua HP ini lebih ringan dan kuat daripada baja tahan karat pada model sebelumnya. Titanium juga lebih tahan terhadap sidik jari dan goresan sehingga terlihat lebih bersih serta elegan.

Adanya USB-C dapat digunakan untuk mengisi daya, mentransfer data, dan menghubungkan aksesori dengan lebih mudah. Performa A17 Pro dinilainya memberikan kinerja sangat kencang dibanding pendahulunya.

Kemampuan kamera iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max mendapatkan ulasan positif terutama fitur automatic portrait mode. Dave memprediksi fitur tersebut bakal diikuti vendor ponsel lainnya.

Cnet

Cnet memberikan skor 9,2/10. Cnet memuji sebagian besar iPhone 15 Pro dan Pro Max baru dngan fokus utama pada kekuatan A17 Pro untuk video game ‘kualitas konsol’.

Pengulas Patrick Holland juga menyukai lensa zoom Pro Max yang ditingkatkan, serta titanium yang membuat ponsel lebih ringan dan mudah digenggam. Ada beberapa kendala, seperti warna, dan fakta bahwa tombol tindakan hanya dapat memicu satu tindakan.

Mrwhosetheboss

Arun Rupesh Maini, lebih dikenal sebagai Mrwhosetheboss, juga mengagumi iPhone 15 Pro dan Pro Max. Pertama gegara tombol Action karena bisa dijadikan shutter sehingga memudahkan memotret.

Performa A17 Pro membuatnya terkesima apalagi saat melihat hasil pengujian benchmark. Kamera turut menjadi perhatiannya, terutama soal portrait mode dan kemampuan zoom 5x.

Tom’s Guide

iPhone 15 Pro dinilai HP luar biasa untuk harganya. Perangkat ini menawarkan kinerja tercepat, desain titanium yang lebih ringan dan ringkas, serta tombol Action yang mudah disesuaikan. Mark Spoonauer yang melalukan review berharap tombol Action dapat melakukan lebih dari satu hal dalam satu waktu.

Soal kamera dinilai punya kinerja sangat baik dengan peningkatan mode Potret dan gambar cahaya rendah yang lebih baik. Mark berharap zoom optik 5x bisa dihadirkan ke iPhone 15 Pro. Sebab HP Android yang bersaing menawarkan rentang zoom digital dua kali lipat.

Tech Radar

Tech Radar menyukai iPhone 15 Pro Max. HP ini dinilai punya kemampuan ‘fotografi yang luar biasa’. Kendati desainnya masih sama namun terlihat cantik, halus gegara penggunaan titanium.

Namun HP ini masih jauh dari kesempurnaan lantaran harga yang sedikit lebih tinggi daripada model sebelumnya dan kurangnya pengisian cepat padahal sudah menggunakan USB Type C.

Engadget

Ulasan Engadget menyukai kedua iPhone model Pro baru dengan perhatian khusus diberikan pada ringannya material Titanium dan port USB-C di bagian bawah.

Namun mereka tidak terlalu menyukai warna-warna baru. Selain itu Engaget mengkritisi tombol aksi yang sulit dijangkau pada Pro Max karena ukuran HP ini lebih besar.

IGN

IGN jadi penggemar berat iPhone 15 Pro dengan perhatian khusus pada kinerja gaming perangkat tersebut. Meskipun ada beberapa kritik untuk sebagian besar desain yang tidak berubah, kamera, port USB-C, dan kekuatan gaming HP ini mendapat ulasan yang sangat positif.

Cara Mematikan dan Menyalakan iPhone Model Terbaru 2024

Bagaimana cara mematikan iPhone dan menyalakannya kembali ? iPhone adalah salah satu merk hp yang paling banyak digunakan di tahun 2024. Pengguna iPhone di dunia punya pangsa pasar sebesar 27.6%. Masih kalah dari Android yang sebesar 71.8%. Meski begitu, iPhone dengan iOS hanya dijual oleh Apple saja.

Untuk para pemakai iPhone baru, atau yang baru beralih dari Android Anda pasti masih bingung bagaimana cara menggunakannya. Salah satu topik yang paling banyak ditanya adalah mengenai cara mematikan iPhone dan cara menyalakan iPhone.

Cara Mematikan iPhone

Berikut ini cara mematikan iPhone di iOS 13, 14, dan iOS 15 terbaru.

cara mematikan iphone

Mematikan iPhone dengan Face ID
Tekan dan tahan tombol samping
Di saat bersamaan, tekan tombol Volume Up/Down
Tekan dan tahan kedua tombol sampai muncul menu geser
Seret tombol di layar ke Daya Mati (Power Off).
Mematikan iPhone dengan Tombol Home
Tekan dan tahan tombol samping
Di saat bersamaan, tekan tombol Sleep/Wake
Tekan dan tahan kedua tombol sampai muncul menu geser
Seret tombol di layar ke Daya Mati (Power Off).
Mematikan iPhone Melalui Menu Pengaturan
Cara ini bisa dilakukan di semua model iPhone lawas sampai terbaru.

Buka menu Pengaturan (Settings)
Pilih menu Umum (General)
Pilih Matikan (Shut Down)
Geser tombol geser untuk menonaktifkan iPhone.
iPhone bisa dimatikan menggunakan tombol samping dan Volume atau melalui menu Settings. Mematikan iPhone dari menu Settings bisa digunakan di semua iPhone dari tipe lama sampai yang terbaru. Cara yang sama juga bisa Anda lakukan di iPhone dengan iOS 12, 13, 14, dan iOS 15 terbaru.

Cara Menyalakan iPhone
Cara menyalakan iPhone berbeda dari mematikannya. Ikuti langkahnya berikut ini:

Tekan dan tahan tombol samping (untuk tipe iPhone terbaru)
Tekan dan tahan tombol Sleep/Wake (untuk iPhone dengan tombol Home)
Tekan dan tahan tombol sampai muncul logo Apple
Jika tidak menyala, coba isi baterai iPhone sampai penuh.
Cara Restart iPhone
Inilah cara restart (memulai ulang) iPhone tipe lama dan terbaru.

Restart iPhone X, 12, 13, dan 13
Tekan dan tahan tombol samping dan volume Up/Down
Tekan dan tahan tombol sampai muncul menu geser Power Off
Tunggu sampai iPhone mati
Hidupkan kembali iPhone dengan tekan dan tahan tombol samping
Tombol samping ada di sisi kanan iPhone
Tekan dan tahan tombol sampai muncul logo Apple.
cara mematikan iphone terbaru

Restart iPhone SE, iPhone 8, 7, atau 6
Tekan dan tahan tombol samping sampai menu geser Power Off muncul
Tunggu sampai iPhone mati
Hidupkan iPhone dengan tekan dan tahan tombol samping
Tekan dan tahan tombol sampai logo Apple muncul di layar.
Restart iPhone SE (Generasi Ke-1), iPhone 5, dan Tipe Lama
Tekan dan tahan tombol Sleep/Wake di atas
Tekan dan tahan tombol sampai muncul menu geser Power Off
Tunggu sampai iPhone mati
Nyalakan iPhone kembali dengan tekan dan tahan tombol Sleep/Wake di atas
Tunggu sampai logo Apple muncul di layar.

Itulah cara mematikan iPhone, menyalakan iPhone, dan restart iPhone. Sangat mudah bukan ? Semoga bisa bantu Anda yang baru beralih dari Android ke iPhone.

Apple Bakal Jorjoran di iPhone 16, Ikut Teknologi Samsung

Apple akan mengikuti jejak Samsung pada jajaran iPhone 16 yang diluncurkan tahun ini. Nantinya HP baru Apple akan didukung dengan fitur berbasis Artificial Intelligence (AI).

Salah satu alasan terkuatnya adalah peningkatan RAM pada model standar iPhone 16. Dari yang sebelumnya 6GB menjadi 8GB.

Bahkan, analis Haitong Securities, Jeff Pu meyakini kesuksesan iPhone 16 terletak pada fitur AI. Dia mengharapkan teknologi itu akan tampil lebih baik lagi pada generasi iPhone 17 pada 2025 mendatang.

“Kami berharap iOS 18/iPhone 16 menampilkan fungsionalitas fitur AI, namun kami berharap iPhone dengan fungsi AI terbaik pada iPhone 17 (2025),” kata Jeff Pu, dikutip dari BGR, Selasa (16/1/2024).

Tahun ini akan menandakan usaha Apple masuk ke dunia AI melalui iOS 18. Namun BGR mencatat belum jelas apakah fitur akan eksklusif untuk iPhone 16 atau bisa dinikmati pada perangkat lainnya.

Biasanya Apple akan mengumumkan fitur-fitur baru dalam iOS pada gelaran WWDC. Nantinya baru bakal diketahui kebenaran soal rumor keberadaan AI pada iOS 18.

Sementara itu, Samsung akan menggelar peluncuran Galaxy S24 malam nanti. Salah satu kabar yang paling kencang terdengar adalah keberadaan fitur kecerdasan buatan dalam Galaxy AI.

Dalam sebuah laporan Android Authority, Galaxy AI akan bisa diakses secara gratis sepanjang tahun ini. Namun mulai tahun depan, fitur akan dibebankan biaya berlanggan.

Laporan lain mengatakan pengguna kemungkinan diharuskan menggunakan akun Samsung agar bisa mengaksesnya. Namun belum diketahui fitur apa yang dimaksud.